Posted by: Linnia sarap on: November 25, 2008
Tak tahukah kau
Sore ini
Di bawah temaram keemasan
Aku menangisimu
Di bawah gelapnya hitam pekat
Hatiku menangisimu
Kau yang selalu membiusku
Membuat mataku tak lagi berpaling pada yang lain
Baru sekali ini ada yang begitu kurang ajarnya padaku
Mencoba merebut hatiku
Baru kali ini ada yang seperti ini
Kini
Kau membuat kelabu di hatiku
Kau yang telah memberikan warna pelangi
Dalam sanubariku
Kini menaburkan kelabu
Tak tahukah kau
Bahwa selama ini
Aku
Bermimpi menikmati indahnya biru langit
Di bawah kaki nirwana bersamamu
Selama ini aku
Mengharapkan ada celah kesempatan
Sebagai jembatan pelangi antara hatiku dan hatimu
Namun harapanku kini sirna
Terhembus terbawa angin
Tanpamu sepertinya dunia hampa
Hambar tanpa bumbu perasaan
Tahukah kau
Bahwa sekarang
Di bawah temaram keemasan
Aku menangisimu
Mungkin kini perasaanku telah terbawa
Oleh angin musim gugur yang bertiup lembut
Kupikir dadaku sesak sekarang