Posted by: Linnia sarap on: November 18, 2008
Aku mengambil kameraku
Saat kulihat panorama terindah dalam hidupku
Panorama alam yang sulit dilukiskan dengan kata-kata biasa
Yang katanya telah membius banyak orang
Segera kuarahkan infocus kameraku ke arah panorama itu
Namun ada yang menggangguku
Bayanganmu
Berdiri dengan polosnya
Memegang buku tebal
Aku tidak tahu apa yang mendorongku
Namun aku mengarahkan infocus kameraku ke arahmu
Dan mengambil gambarmu
Dengan gaya sederhana namun menarik
Hanya kau yang selalu memikatku
TIada yang lain
November 19, 2008 at 3:23 pm
sip,ini yang namanya puisi melek teknologi.
dari judulnya aja udah keliatan