Posted by: Linnia sarap on: December 31, 2008
Aku yang pernah membuatmu melayang
Bawa aku melayang sekali lagi
Kulambungkan hatimu setinggi yang kubisa
Kuraih langit dalam genggamanku
Senyummu buatku jatuh cinta
dan kubuat kau tergila-gila padaku
Mataku tak pernah terlepas darimu
Karena kau milikku
Kau hanya tersenyum
Hanya itu yang kubisa
Kini kau milikku satu
Jangan lepas genggaman kita
Kan kubawa kau terbang sekali lagi
Sebelum kau rapuh dan terjatuh
Posted by: Linnia sarap on: December 19, 2008
My Side :
ketika kebanggaan yang dalam melandaku
kau tak ada
kulayangkan pandanganku
tetap nihil
hatiku mendesah kecewa
kau tak disini menyemangatiku
saat aku berjuang keras
namun aku selalu di sana saat kau berjuang
tak sudikah kau melihatku bahagia?
aku kecewa, kau tahu?
kau tak pernah tahu kalau aku selalu ada untukmu
kau tak pernah mengerti
His Side:
Sayangku
Maafkan aku yang telah menyakiti hatimu
Kau tak pernah tahu, kan kalau aku mencintaimu
Aku serius
Namun aku memilih untuk diam
Takut kau takkan berkenan dengannya
Jadi aku diam tak mengatakannya padamu
Kini aku tahu
Ternyata kau menyayangiku
Jadi..
Sudikah kau
Apabila aku bersamamu selamanya?
Posted by: Linnia sarap on: November 28, 2008
Di bawah samudera terkelam*
Aku meratapi nasibku
Yang mencintai tanpa bisa memiliki
Yang melihat tanpa bisa memahami
Pandanganmu untukku
Kau memang tak melepaskan pandanganmu dariku
Menyenangkan
Dan menyakitkan
Kau kini menjauhkan hatimu dariku
Dengan memilih gadis lain bersamamu
Dan meninggalkan harapan yang kau beri dulu
Aku berterima kasih karenanya
Kini
Di bawah samudera terkelam
Aku meratapi nasibku
Ditemani sang dewi malam**
Berjuta mutiara*** iringi sang dewi
Terus nyatakan sakitku
* : Tau nggak maksudnya samudera terkelam? Langit malam maksudnya
** : sang dewi malam maksudnya bulan
*** : kalo yang ini maksudnya bintang..
Puisi gejeh nan maksa.. ^^;
Posted by: Linnia sarap on: November 25, 2008
Tak tahukah kau
Sore ini
Di bawah temaram keemasan
Aku menangisimu
Di bawah gelapnya hitam pekat
Hatiku menangisimu
Kau yang selalu membiusku
Membuat mataku tak lagi berpaling pada yang lain
Baru sekali ini ada yang begitu kurang ajarnya padaku
Mencoba merebut hatiku
Baru kali ini ada yang seperti ini
Kini
Kau membuat kelabu di hatiku
Kau yang telah memberikan warna pelangi
Dalam sanubariku
Kini menaburkan kelabu
Tak tahukah kau
Bahwa selama ini
Aku
Bermimpi menikmati indahnya biru langit
Di bawah kaki nirwana bersamamu
Selama ini aku
Mengharapkan ada celah kesempatan
Sebagai jembatan pelangi antara hatiku dan hatimu
Namun harapanku kini sirna
Terhembus terbawa angin
Tanpamu sepertinya dunia hampa
Hambar tanpa bumbu perasaan
Tahukah kau
Bahwa sekarang
Di bawah temaram keemasan
Aku menangisimu
Mungkin kini perasaanku telah terbawa
Oleh angin musim gugur yang bertiup lembut
Kupikir dadaku sesak sekarang
Posted by: Linnia sarap on: November 18, 2008
Aku mengambil kameraku
Saat kulihat panorama terindah dalam hidupku
Panorama alam yang sulit dilukiskan dengan kata-kata biasa
Yang katanya telah membius banyak orang
Segera kuarahkan infocus kameraku ke arah panorama itu
Namun ada yang menggangguku
Bayanganmu
Berdiri dengan polosnya
Memegang buku tebal
Aku tidak tahu apa yang mendorongku
Namun aku mengarahkan infocus kameraku ke arahmu
Dan mengambil gambarmu
Dengan gaya sederhana namun menarik
Hanya kau yang selalu memikatku
TIada yang lain
Posted by: Linnia sarap on: November 15, 2008
Bagi yang penasaran kayak apa makhluk jelek yang memanage blog nan imut ini, jreng jreeeeeeng!!!
Posted by: Linnia sarap on: November 15, 2008
Ribuan kata telah mengalir
Dari ujung jemariku yang menari di atas kertas putih bersih
Melahirkan beberapa untaian kata-kata indah
Untukmu
Yang mereka sebut puisi
Aku tidak membuat puisi atas ideku sendiri
Aku hanya mengungkapkan apa yang ada di hatiku sekrang ini
Aku hanya mencoba mengekspresikan semua senandung hatiku
Yang meledak-ledak tanpa bisa dicegah
Aku hanya ingin sedikit mengatakan semua perasaanku untukmu
Walau secara tidak langsung
Namun aku menyukai cara itu
Cara yang sederhana memang
Namun misterius
Dan menyenangkan!
Posted by: Linnia sarap on: November 14, 2008
Ketika ku melihat ke dalam matamu
Aku seolah menemukan nirwana
Kau seperti yang selama ini aku cari
Dan sejak saat itu
Aku sepertinya terobsesi padamu
Aku kehilangan suaraku ketika harus berbicara denganmu
Aku berusaha untuk tidak menatap sepasang mata indah
Milikmu
Yang membiusku
Menyingkirkan semua fantasi dari dalam kepalaku
Dan menggantinya dengan bayangan wajahmu
Tak tahukah kau bahwa aku tidak suka itu?
Semua fantasi yang berkejaran di kepalaku kini berganti
Mulanya hanya bersenang-senang dengan teman
Perlahan semua bergeser
Menjadi anganku
Untuk memilikimu
Aku tahu kau takkan pernah melihatku disini
Tergila-gila padamu
Namun ambisiku menguasai seluruh pikiranku sekarang
Ambisiku untuk memiliki dirimuJelas ambisiku ini lebih besar daripada kerealistisanku
Dan aku membencinya
Aku membencimu karenanya
Membencimu
Sampai rasa itu meresap ke dalam hatiku
Terpatri kuat
Selamanya
Aku membencimu bukan karena tanpa alasan
Aku membencimu karena kau telah membuat fantasi bahagiaku menjadi ambisi untuk memilikimu
Aku membencimu karena wajahmulah yang pertama terbayang
Setiap kali aku bangun pagi
Aku membencimu karena kau telah menguasai sebagian besar
Oh, tidak. Hampir seluruh hatiku
Terlebih aku membencimu karena
Kau telah membuatku jatuh cinta sebegini dalamnya
Posted by: Linnia sarap on: November 11, 2008
Akan kubiarkan kau menyaksikan setiap butir air mataku jatuh mengalir di pipiku
Akan kubiarkan kau menjadi saksi setiap kata-kataku
Akan kubiarkan setiap tawaku kausaksikan
Tapi takkan kubiarkan kau mengetahui
Bahwa setiap air mataku yang jatuh
Karenamu
Karena aku tak ingin kau merasa bersalah
Biarkan air mataku tetap mengalir di wajahku
Kan kuabadikan sebagai potret kecil kisah cintaku
Akan kusembunyikan setiap luka pedih yang kau torehkan di hatiku
Dengan seulas senyum tipis untukmu
Akan kusamarkan setiap isak tangisku karenamu
Dengan tawa bahagia
Akan kukamuflasekan setiap butir air mataku yang mengalir karenamu
Dengan senyum bahagia
Aku hanya ingin kau melihatku dengan tawa bahagiaku
Aku tidak ingin kau melihatku dalam keadaan lemah
Aku hanya ingin suatu saat nanti
Kau akan melihat senyum cerahku
Dan tersenyum karenanya
Bukan menangis
Posted by: Linnia sarap on: November 8, 2008
Every time i look deep into your eyes, i feel something cool in my heart
Every time i hear your voice, i feel like 200Hz electricity has been shocked my heart
Every time i look you entering the room, i feel like hundred glass of cold water freeze my heart
I hope we belong together
Forever
You ask me to be yours forever
And we spend rest of our life together
We share sweet words
We share happiness
We share sadness
And anything
The wildest fantasy I’ve ever had in my life
But one day you told me
You love another girl
But not me
It’s like an earthquake shook my heart
Make me down to the center of the earth
It’s hurt
The worst moment
I just cry and cry
Hopeless